Keputusan

Tiba tiba ada inspirasi setelah sholat isya, iseng aja nulis sebelum tidur..

Beberapa waktu yang lalu beberapa teman dekat dan keluarga sepertinya kompakan buat nyinggung masalah.. ehm, pasangan. Ga tau kenapa kok ya bisa pada bertubi-tubi datang dengan topik yang sama.
Umi “mangkane le, samean ndang golek “konco” ben ono seng nyemangati”
Temen A : “sampean mosok ga pengen golek mas?”
Temen B : “ayowes, kamu nyario.. lumayan buat pengusir stres”
Abang : “wes onok gurung? Ojo mepet2 kate rabi lo..”
Temen C: “zar, kapan utangmu mbok saur?”

Oke yang terakhir emang ga nyambung, Intinya ya gitu deh. Baiklah, kita mulai bahas pendapat saya (baca:curhat) sebenernya bukannya saya engga pengen, hanya saja calonnya yang engga ada saya mulai menyadari bahwa hidup lebih tenang kalau nggak mikir pasangan sebelum memang berniat menikah. Saya juga butuh penghilang stres atau kepenatan, tapi saya sudah memiliki banyak sekali obat penghilang kejenuhan. Kumpul n nggambar bareng ama temen2 mankai, lalu berlari2 sambil ketawa ketiwi sama anak2 malang runners, ketemu temen2 lain, maen d forum, semua itu penghilang kepenatan terampuh saya selama ini..

image

Sebenarnya daripada bingung sama apa yang saya g punya, kenapa nggak menerima kodrat dan ketetapan Allah dengan tidak pacaran dan bersyukur maksimal terhadap apa yang udah Allah beri?
Hahahahaha oke sekian curhatannya..
Muah muah…..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s