I Felt Blessed

 

Memiliki orang di sekeliling kita dan dapat membuat kita nyaman adalah sebuah anugerah yang sangat besar dari Allah

Sebagai orang yang pernah merasa kesulitan punya teman dekat dan sulit merasa nyaman dengan lingkungan, saya sangat menghargai kehidupan saya sekarang. Sekarang saya nyaman dengan kehidupan saya. Saya punya banyak teman dan saya nyaman berada di antara mereka. Kami tidak sangat sangat dekat, tetapi saya tahu jika saya dalam kesulitan keuangan they’ll be there for me :). Kami saling tahu dan sadar akan sifat buruk masing masing dan tidak merasa sungkan untuk menasihati. And this is how do we got closer.

mmm

Kurang jelas? Oke mari kita zoom in..

aaaa

saya merasa super bersyukur untuk hal yang satu ini. Bukan berarti saya tidak merasa bersyukur untuk hal lain, tetapi memiliki teman-teman dekat yang seperti ini benar-benar saya inginkan dari dulu. Saya tidak suka dengan kelompok-kelompok pertemanan yang selama ini saya lihat di sekitar saya. Mereka terlihat sangat eksklusif, tidak jarang mereka memberikan nama kepada kumpulan mereka, Hangout bareng, makan bareng, serta kegiatan eksklusif yang mereka lakukan bersama. Hal itu terlihat baik-baik saja dan saya tidak membenci perkumpulan seperti ini, sampai salah seorang anggota “Geng” memiliki masalah dengan salah satu anggota atau bahkan semua anggota geng tersebut atau mungkin sekedar memiliki sifat buruk. Kebanyakan hal yang terjadi setelah itu adalah si anggota yang bermasalah akan diomongin di belakang. Semua terasa baik baik saja di luar, di depan si anggota bermasalah. Mereka tetap melakukan aktifitas se-geng dan ketika tidak ada si anggota geng, maka pergunjingan akan ada kembali. Saya nggak curhat loh, saya hanya terlalu banyak melihat contoh nyata di sekitar saya.

saya tidak dekat dan bersahabat dengan seseorang secara personal, tapi saya bersahabat dengan orang secara komunal. Kami dekat secara merata (ada juga sih di dalam yang secara personal lebih dekat) dan terbuka dengan kehadiran orang lain yang juga mungkin akan sering kumpul bareng. Kami melakukan banyak hal bersama dan kami memiliki waktu untuk diri kami sendiri.

Saya merasa diberkahi.. sangat sangat diberkahi.

N.B : semua yang saya tulis adalah opini pribadi dan berdasarkan apa yang saya alami πŸ˜€

 

 

Advertisements

15 thoughts on “I Felt Blessed

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s