#DuetPuisi : Ambang Kesadaran

Kolak itu mulai mendingin
Kutemui dirimu di sudut ruang hati
Berwajah muram, masam
Ada apa denganmu dinda?

Kolak itu terasa hambar
Bersamaan dinginnya pelukan yang menyeruak
Kemana kemesraan yang sempat memanis?

Aku biarkan mangkuknya terkucil di meja
Aku menunggu aromanya kembali
hangat dan manis
Seperti lukisan tawa mesra di sudut dinding kenangan
Akankah kembali?
Pernahkah terjadi?

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s